All money to back me home

All money to back me home
SUPLAY & DISTRIBUTOR

Google+ Followers

Recent Videos

Cara mengukur dan mengatur kelembaban

Pentingnya Kelembaban Mesin tetas
Salah satu faktor kegagalan dalam proses penetasan telur adalah dikarenakan pengaruh kelembaban. Anda mungkin pernah melihat telur dalam mesin penetas yang sudah retak (pipping) akan tetapi akhirnya gagal menetas juga. Begitu juga anda mungkin pernah melihat embrio yang ada di dalam telur mati ‘tenggelam’ oleh cairan yang di dalam telur. Hal itu semua tidak lain adalah akibat faktor kelembaban yang kurang mendapat perhatian. Pernah suatu kali penulis melihat seorang penetas kawakan (berpengalaman) akan tetapi cara menetaskannya tanpa air. Alhasil, doc yang dihasilkan rata-rata mengalami masalah baik bulunya lengket-lengket, ukuran doc kecil-kecil, pusar tidak terserap sempurna, dan gampang mati (lemah). Penulis berusaha memberi masukan arti pentingnya air (kelembaban) dalam sebuah proses penetasan. Akan tetapi keangkukan tetaplah keangkuhan, sampai bukti datang dengan sendirinya yaitu ketika musim penghujan, mengapa ukuran doc yang dihasilkan berbeda?. DOC yang dihasilkan terlihat segar-segar, ukurannya pun lebih besar, pusar terserap sempuna dan tidak gampang mati, padalah tata cara penetasan yang dilakukan’sama’ dan telur yang ditetaskan juga berasal dari sumber yang ‘sama’.
Kalau anda mempunyai alasan bahwa induk ayam mengeram pada kondisi kering dan daya tetasnya tinggi, mengapa perlu repot-repot menyediakan air segala serta mengontrolnya? Anda lupa, pada kelembaban alami (ayam mengeram), kelembaban diatur oleh keringat yang dikeluarkan induk ayam. Memang, ayam tidak memiliki kelenjar keringat yang sempurna sehingga kelembaban yang terjadi menjadi tidak terlalu tinggi. Karena itu telur ayam tidak membutuhkan kelembaban yang terlalu tinggi. Atau bolehlah sebagai bukti, anda bisa mengukur tingkat kelembaban telur yang sedang dierami secara alami untuk memastikan hal ini. Ingatlah, segala ciptaan Yang Maha Kuasa itu sempurna, kita hanya meniru (jawa=njiplak) hasil ciptaan Allah swt.
Sekitar 70% dari berat sebutir telur adalah air. Karena itu adalah hal yang cukup penting untuk memelihara tingkat kelembaban baik sebelum telur masuk ke dalam mesin penetas atau selama telur berada di dalam mesin penetas agar dapat mencegah penguapan air berlebih dari dalam telur. Penyimpanan telur tetas sebelum dimasukkan ke dalam mesin penetas hendaknya dilakukan pada kelembaban relatif sekitar 35%, sedang pada masa pengeraman di dalam mesin penetas usahakan berkitar 50% sampai 65% untuk telur ayam. Sedang pada proses penetasan telur itik/bebek membutuhkan kelembaban 65 sampai 70% pada 25 hari pertama pengeraman dan selanjutnya 80-85% sampai telur menetas. Air ini penting bagi lingkungan dalam sebutir telur agar dimungkinkan pembuangan sisa-sisa metabolik embrio dan berperan sebagai suatu regulator panas, seperti suatu radiator mobil yang memindahkan panas melalui air.
Kelembaban relatif (relatif humidity) untuk mesin penetas atau periode 18 hari pertama harus dijaga pada 50% – 55 % dan 3 hari setelahnya (21 hari dikurangi 3 hari) atau pada hari ke 19 – 21 sebelum telur menetas (proses penetasan telur ayam), kelembaban udara harus dinaikkan menjadi 60%-65%. Cara menaikkan kelembaban antara lain dengan memberikan spons/ busa (yang telah dibasahi air) di sekeliling rak telur, menyemproi air dengan handspray (dengan semburan embun), atau dengan cara menambah jumlah air dalam bak. Peletakan selembar kain tipis pada permukaan air di dalam bak bukanlah usaha untuk menaikkan kelembaban, akan tetapi perlakuan tersebut untuk memeratakan kelembaban di dalam mesin penetas.
Yang perlu anda perhatikan adalah pada saat 3 hari menjelang telur menetas kita jangan sampai memb­ka pintu mesin penetas. Pintu mesin penetas tidak boleh dibuka karena dapat menyebabkan kehilangan kelembaban udara yang amat sangat diperlukan dalam proses akhir penetasan. Kehilangan kelembaban dapat mencegah keringnya membran pada kulit telur pada saat penetasan (hatching). Bisa dikatakan selama 3 hari itu kita lepas tangan, tidak perlu ikut campur, selain menunggu proses penetasan berjalan sampai selesai dengan sendirinya. Hanya doa kepada Allah swt yang patut kita panjatkan, karena semua urusan kembali kepada-Nya.
Bagaimana pengaruh tingkat kelembaban pada proses penetasan? Kelembaban yang rendah menyebkan anak ayam sulit memecah kulit telur karena lapisan kulit menjadi keras dan berakibat anak ayam melekat/lengket di selaput bagian dalam telur dan akhirnya mati. Sebaliknya, kelembaban yang terlalu tinggi dapat menyebabkan air masuk melalui pori-pori kerabang, lalu terjadi penimbunan cairan di dalam telur. Akibatnya embrio tidak dapat bernapas lalu mengalami kematian. Pada tingkat kelembaban yang tinggi pula akan dijumpai anak ayam akan sulit untuk memecah kulit telur atau kalaupun kulit telur dapat dipecahkan maka anak ayam tetap berada di dalam telur karena mati tenggelam dalam cairan dalam telur itu sendiri. Hal ini bisa anda buktikan secara alami pada proses penetasan yang dilakukan pada musim panas dan musim penghujan, bagaimana hasil tetasannya?
Cara untuk mengetahui tingkat kelembaban di dalam mesin penetas adalah dengan mengukurnya dengan hygrometer. Cara alami untuk menentukan kelembaban udara di dalam mesin penetas adalah dengan memperhatikan ukuran kantong udara di dalam telur bagian alas atau bagian tumpulnya. Gambar yang ada di atas adalah gambar ukuran kantong udara sebuah telur tetas yang mengalami perkembangan pada hari ke 7, 14, dan 18. Untuk mengetahuinya perlu bantuan alat peneropong telur.
Untuk mendapatkan mesin penetas telur berkualitas kunjungi PUSAT MESIN PENETAS TELUR

Sejarah asal usul ayam shamo

Ayam Shamo yang kita kenal secara resmi dikenal sebagai O-Shamo, tetapi mereka memiliki banyak sub-spesies seperti Chu-Shamo, Taiwan-Shamo, Tuzo, dan masih banyak yang lain. Perbedaanya hanya dalam berat dan jenis.

Trah ini didatangkan ke Jepang pada abad ke-16. Namanya berasal dari kata "Sham" yang berarti "Siam (Thailand)". Ini adalah alasan mengapa kebanyakan orang berpikir bahwa jenis ayam ini adalah keturunan dari ayam hutan
Malayoid kuno, tetapi yang sudah punah. Pada awal abad ke-16 penguasa Jepang Ieyashu Tokugawa memperbolehkan pedagang dan pelaut Jepang  untuk memulai perdagangan dengan negara-negara di seluruh Asia. Maskapai "redseal", sebuah kapal yang diberi izin perdagangan oleh kaisar sendiri berlayar ke India, Vietnam, Cina, Siam, Filipina, Indonesia, Burma, dan wilayah asia lainya. Selain untuk misi perdagangan, mereka juga mencari hal-hal baru dan menarik untuk diimpor ke Jepang. Diantara hal-hal menarik tersebut termasuk juga berbagai jenis ayam petarung. Ayam-ayam ini kemudian disilangkan satu sama lain atau dengan ayam lokal.

Sebuah trah ayam petarung baru berusaha diciptakan dan dikembangkan. Dari waktu ke waktu keturunan yang paling sukses bertahan kemudian dibiakan untuk dijadikan standar / patokan. ayam petarung dari Jepang yang paling terkenal baik di dalam negeri maupun di luar Jepang, adalah O-Shamo. Kadang-kadang disebut 'Raja Gamefowl' atau raja ayam petarung.

Ciri-ciri fisik
Memiliki pial (jengger) belah tiga atau istilahnya walnutcomb, mata cerah, paruh besar dan kuat, ujung sayap agak sedikit keluar dari tubuh, sendi sayap jelas mengarah ke atas, paha kuat berotot dan terlihat jelas. Bahu yang menonjol dengan sayap yang kuat pendek mengarah ke bawah. Kulit merah pada dada yang tidak memiliki banyak bulu sera memiliki dada bidang. Garis ekor harus horisontal, searah punggung atau di antara garis punggung. Warna bulu betis berwarna kuning atau kuning dengan bercak hitam untuk ayam dengan dominasi warna hitam. Di Eropa betis willow-hijau terlihat tetapi menurut informasi yang tersedia warna ini tidak diterima di 'standar kesempurnaan' Jepang resmi. Karena berbagai kondisi iklim dan kegemaran yang berbeda di berbagai daerah di Jepang, sedikit perbedaan dalam berat dan ukuran adalah sangat dimungkinkan. Berat ayam jantan berkisar 12,3 Lbs (5.6 Kg), betina berkisar 10,7 Lbs (4.8 Kg). Pendapat ini disampaikan oleh Yoshihisa Kubota (Sekretaris Komunitas ayam di Jepang ) meskipun tidak banyak dari ayam ini terlihat di arena pertarungan. Di Eropa ayam O-Shamo jantan harus memiliki berat minimal 8,8 Lbs (4 Kg),sedangkan ayam betina 6,6 Lbs (3 Kg). Berikut ini adalah ilustrasi tentang ayam shamo


Banyak peternak menyebut ayam petarung jepang dengan berbagai nama seperti "Koyama Shamo, Suzuki Shamo, Makino Shamo, Teramoto Shamo", Seto Shamo dan sebagainya. Hal Ini tidak harus dilihat sebagai jenis yang berbeda tetapi hanya nama trah ayam Shamo terkenal dari para peternak (strain). Sama halnya seperti di indonesia, sebagai contoh meskipun Ayam "x" berjenis BK dan peternaknya memberi nama "Jagal" bukan berarti "Jagal" ini berbeda trah dari ayam BK lainya. Menurut sumber-sumber Jepang hanya ada O-Shamo (Shamo kelas berat) dan Chu-Shamo (Shamo kelas menengah). O-Shamo yang berlaga di arena di Jepang hanya dengan taji tumpul (lepek) tetapi tidak pernah dengan baja atau taji buatan seperti halnya di arena sabung ayam indonesia khususnya di pulau Bali. Namun di beberapa Negara seperti di belgia, ayam Shamo yang berlaga dipasangi taji baja. O-Shamo adalah jenis ayam petarung yang ideal yang menggabungkan ukuran, berat, kecepatan, kekuatan, stamina dan daya tahan {Informasi: Yoshihisa Kubota (Sekretaris Jepang Unggas Masyarakat) dan Julia Keeling (Isle of Man)}. 
Sedangkan menurut I. Teramoto (mantan Presiden "Nippon Gunkei Hyogi Kai") ada 2 macam sabung ayam di arena tarung di Jepang:

1. Pertarungan di mana pemenang ditentukan setelah pertarungan
seri tanpa taji buatan dan tanpa
    hadiah uang. Semua jenis Shamo digunakan.
2. Pertarungan di mana satu-satunya tujuan adalah untuk mendapatkan uang. Hal ini umumnya  
    diperoleh dengan pertarungan yang cepat dan ringan atau dijepang disebut Satsumadori.

"Nippon Gunkei Hyogi Kai" adalah sebuah organisasi yang mendukung sabung ayam
jenis pertama . Ayam Shamo yang digunakan dalam pertarungan dapat dibagi menjadi 2 kelompok, 'Buchidori' (atau semidori) dan 'Ukedori'. Ayam kelompok 'Buchidori' memiliki leher yang kuat, konsentrasi yang baik dan cepat. Dia mengalahkan lawannya dalam waktu singkat, namun teknik pertahanannya lemah. Ayam 'Ukedori' memiliki daya tahan yang sangat kuat. Dia bisa menghindari serangan lawannya dengan mudah dan dia menyerang kembali ketika lawannya lelah.

Pertarungan yang diselenggarakan, diberi waktu istirahat setiap dua puluh menit, untuk memberikan air pada ayam hanya selama satu menit. Perkelahian Ayam 'Buchidori' sebagian besar diselenggarakan di musim semi dengan ayam muda, yang lahir setelah februari tahun lalu. Perkelahian dibagi kedalam 7 kelompok sesuai dengan berat badan mereka. Arena Pertandingan atau ring yang digunakan disebut Dokyo atau Shiba dan memiliki diameter 2 m dan dikelilingi dengan bambu atau rumput kering. Pertandingan babak pertama selama 40 menit, pertandingan babak kedua selama 60 menit, pertandingan babak ketiga dan pertandingan babak berikutnya 70 menit dan pertandingan final selama 90 menit. Seekor aya dinyatakan kalah ketika salah satu peristiwa berikut terjadi:
* Tobidashi atau Aikiri: ayam
berjalan atau melompat keluar dari arena atau dia menunjukkan bahwa dia ingin berhenti.
* Hashi zeië: paruh menyentuh tanah selama lebih dari 3 menit
* Munetuki: dada menyentuh tanah selama lebih dari 3 menit
* Kamenoko: menyembunyikan / meletakan kepala di punggung musuh.

Ketika ada yang kalah setelah pertandingan selesai, kedua ayam dapat berpartisipasi dalam pertandingan berikutnya melawan ayam lain. Sumber lain mengatakan bahwa sebagian besar pertarungan di Jepang adalah antara ayam besar (+4,5 Kg - 5 Kg) dan ayam yang lebih kecil (lebih ringan.sekitar 3,7 Kg). Peraturanya adalah ayam yang lebih kecil harus bertahan selama 1 jam, jika dapat bertahan maka ayam tersebu menang dengan kata lain ayam besar harus meng-KO ayam kecil dengan waktu dibawah 1 jam. Karena arena yang digunakan sangat kecil, maka ayam besar tidak dapat mengambil ruang yang dia butuhkan untuk sepenuhnya mengembangkan serangannya. Ayam yang lebih kecil, lebih cepat dan tidak perlu begitu banyak ruang untuk menyerang. Jepang adalah satu-satunya negara yang saya tahu di mana pertarungan yang dilakukan antara ayam dengan kelas /
berat yang berbeda.

Peternak Jepang selalu ingin bereksperimen dan mencari jenis yang lebih ekstrim. Selain dari jenis Ô-Shamo kelas berat, ada juga beberapa jenis lainya seperti :

Tosa-Chibi
Tosa-chibi: terkecil di
keluarga Shamo beratnya hanya 750 gr. Jenis ayam ini telah menjadi sangat langka. Cara berdirinya tidak begitu ekstrim vertikal dan bulu mereka lebih lembut. Jenis ini berasal dari trah Ko-Shamo. Meskipun mereka sangat kecil, mereka memiliki proporsi yang seimbang normal antara leher, tubuh dan kaki. Di Jepang mereka adalah contoh jenis ayam dengan kaki pendek yang ekstrim dalam bertarung.

sumber: http://www.longtail-fowl.com/html/tosa_chibi.html
Chibi
Dikembangbiakkan menjadi versi kecil dari Yamato (lihat lebih lanjut). Ayam jantan dewasa beratnya hanya 1Kg. Mereka memiliki leher, kaki dan tubuh yang pendek. Memiliki postur berdiri yang tegak dan disertai bulu yang sangat pendek.
Ko-Shamo: Jenis ini yang paling terkenal di kalangan Shamo kecil. Mereka memiliki postur tegak, panjang dan berdiri total vertikal, dengan 1/3 leher, 1/3 tubuh dan 1/3 kaki proporsi. Kepala tebal dan bulat tapi belum begitu banyak keriput sebagai Chibi. Bulu-bulu yang sangat pendek. Sayap tidak mengepit badan dan ketika mengepit pada waktu yang sama. Sayap-tips ujungnya menempel di atas atau di samping ekor, bukan di bawah ekorAyam jenis ini memiliki berat sekitar 1 Kg saat mereka berusia 1 tahun, ketika mereka tua mereka dapat menjadi sedikit lebih berat. Karakter mereka menakjubkan, mereka tidak kenal takut dan sangat ramah dengan pemelihara mereka, bahkan anak-anak pun dapat bermain dengan mereka. Di Eropa banyak ayam yang telah menyeberang selama bertahun-tahun sehingga mereka kehilangan jenis ayam yang memiliki karakter unik dan ekstrim. Tetapi masih ada beberapa peternak yang selalu menyimpan trah yang asli.

Tutup taji standar/Bungkus taji karet jangkar sangat praktis

Ini menjadi salah satu Cara aman saat melatih sparing ayam yang sedang dipersiapkan.

Dengan membungkus taji ayam saat sparing akan menghindarkan ayam terluka yang di karenakan tusukan taji pada saat benturan terjadi.
Namun, sebaiknya jangan salah pilih pembungkus taji,karena dapat menyebabkan teknik dan langkah kaki terhambat.
Sebaiknya gunakan bungkus taji yang tidak terlalu besar agar tidak terjadi gesekan pada saat ayam melompat untuk memukul.

Saat ini banyak sekali pembungkus taji atau bungkus jalu yang beredar dipasaran, namun yang saya  biasa pakai pada saat melatih ayam sparing/abar menggunakan bungkus taji karet, ini sangat aman dan pas buat pembungkus jalu.
selain mudah dipasang juga sangat kuat dan tidak tembus dengan runcingnya taji.pemasangan haya memasukan taji ke lubang pembungkus jalu, praktis dan tidak mudah lepas.
Jika tajinya pendek, bisa disesuaikan dengan panjang taji dan memotong pembungkus tajinya.
Yang paling penting harganya sangat murah, hehe...

Untuk memudahkan para penghobi ayam petarung,saya sertakan juga gambarnya.
Dan jika kesulitan mendapatkan bungkus taji standar bahan karet silahkan pesan DISINI.

cara memperpanjang napas ayam aduan dan meningkatkan tenaga dalam 2 minggu - TAJI BANGKOK PEKANBARU

Pentingkah ayam petarung diberikan jamu yang berkualitas? untuk mendongkrak stamina super

Kali ini jagopacok akan mengulas tentang kesuksesan seorang pembuat jamu khusus ayam yang sedang marak dipasaran dan sudah terbukti keampuhannya memperbaiki kualitas ayam serta dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit ayam.

 Mungkin di web. maupun blog tetangga masih sibuk menulis cara perawatan,pelatihan, bahkan sampai cara memandikan juga terus dikembangkan. ya, itu memang penting.
namun tidak kalah pentingnya jika kita mengetahui soal asupan nutrisi dan jamu yang berkualitas untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan performa ayam petarung.

Sebagai bahan informasi buat siapapun untuk mendapatkan suplement yang aman buat ayam laga aduan petarung tangguh,silahkan di baca dan dipahami, dan selebihnya kembali pada cara bagaimana anda untuk menjaga kesehatan ternaknya masing-masing.
 
 Berawal setelah gagal menjalankan roda peternakan ayam, Bambang Setio Prakoso banting setir. Ia membelokkan usahanya ke bidang obat-obatan ayam. Bisnis barunya itu melaju kencang. Bahkan pengusaha Thailand tertarik untuk mendatangkannya



Awal 90-an ketika rame-ramenya ayam broiler, Bambang Setio Prakoso terjun ke bidang itu. Sempat maju lalu terhadang badai krismon.

Usahanya pun gulung tikar. Berbekal pengalamannya, ia pun meracik jamu ayam kemudian dipasarkan sendiri. Jamu tersebut bermerk Mbah Gober.

Jamu yang menjadi produk unggulan Kodya Madiun ini, kini banyak diburu oleh kalangan peternak ayam. Karena jamu yang satu ini memang khusus diperuntukkan bagi ayam, khususnya ayam peternak seperti ayam buras, ayam bekisar, ayam kate, bahkan ayam aduan.



Jamu Mbah Gober ini berkhasiat menambah kejantanan, tenaga, nafas dan stamina serta menghilangkan rasa lelah atau lesu pada ayam, mencegah kegemukan karena kebanyakan lemak, juga meningkatkan produksi telur pada ayam babon.



Selain itu, jamu tradisional ayam ini juga mempunyai kemampuan mengobati berbagai penyakit yang sering menyerang pada ayam, yakni penyakit pernafasan (pilek, ngorok, batuk), penyakit kuning, penyakit cacingan dan mencret.



Menariknya, sejak diluncurkan tahun 1993 silam, jamu tradisional ini telah mampu menggeser produk kimia yang selama ini banyak digunakan dalam mengobati berbagai penyakit ayam.



Dikatakan oleh Bambang Setio Prakoso yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Gober karena produk jamunya itu, usaha jamunya ini dimulai sejak ia mengalami kegagalan sebagai peternak ayam karena banyak menggunakan obat-obatan kimia dalam perawatan ayam ternakannya. Dari situ ia kemudian mengadakan eksperimen pada ayam-ayamnya yang berlanjut hingga menjadi usaha yang cukup sukses untuk saat ini. Dipilihnya nama Mbah Gober, karena menurutnya nama ini bisa memberikan arti tersendiri bagi yang mendengar dan menyebutnya.



“Terus terang saja saya merasa sangat senang karena jamu ayam hasil racikan saya ini kini menjadi tujuan para peternak yang ingin mendapatkan ayam yang sehat dan singset. Barangkali para peternak betul-betul merasakan manfaat penggunaan jamu Mbah Gober ini” tuturnya pada AGROBIS saat ditemui didalam sebuah acara seminar di Surabaya baru-baru ini.



Karena jamu tradisional ayam ini merupakan satu-satunya yang beredar di pasaran, maka tidaklah mengherankan jika produktivitasnya cukup tinggi. Dalam sehari Bambang mampu memproduksi hingga 10 ribu pak yang dikemas isi 15 biji.



Karena pelanggannya sudah cukup banyak, Bambang tidak lagi melakukan promosi dengan mengadakan demo di pasar-pasar seperti yang dilakukannya dulu saat awal memulai usahanya ini. Kini ia tinggal menunggu pesanan melalui telepon dan mengirimnya ke tempat si pemesan. Hingga saat ini jamu mbah Gober ini telah banyak beredar di Jawa Tengah, Malang, Surabaya, Blitar, Kalimantan, Irian dan Jakarta.



Karena usaha yang dijalaninya ini melaju cukup pesat, maka pihak Kodya Madiun menjadikannya sebagai produk unggulan daerah ini. Mantan guru di salah satu SD di Surabaya ini pun kian memantapkan usahanya dalam dunia usaha.



Seperti biasanya yang terjadi dalam dunia usaha, jika satu produk meluncur mulus di pasaran, maka produk tiruanpun akan segera menyusul di pasaran. Demikian juga dengan yang terjadi pada jamu mbah Gober ini. Produk jamu tiruan meluncur di pasaran tapi tidak berlangsung lama karena khasiatnya kurang manjur, dan para konsumen telah mengetahui antara jamu yang palsu dengan yang asli.



“Ya dengan banyaknya demo yang saya lakukan secara langsung pada konsumen di pasar-pasar, mereka akhirnya tahu mana produk yang asli dan mana yang palsu. Untuk keperluan ini saya memakai tenaga 5 orang sales yang tetap saya gunakan sekarang sebagai tenaga produksi.” Ujarnya mengungkap.



Dengan bantuan 5 orang karyawan yang dibayar dengan upah harian sebesar Rp. 15 ribu, Bambang semakin mengembangkan usahanya dengan aktif mengikuti pameran-pameran di sektor agrobisnis yhang banyak diselenggarakan akhir-akhir ini.



Keampuhan jamu tradisional ini telah banyak dibuktikan oleh para peternak, karena tidak hanya bergungi sebagai doping saja tapi juga jadi pendukung ayam untuk jadi sehat. Jamu diedarkan dalam bentuk gelintiran dengan panjang 2 cm dan sebesar 5 mm, sesuai dengan namanya, yakni jamu tradisional maka bahan baku yang digunakan dalam pembuatan jamu ini juga banyak menggunakan bahan rempah-rempah yang mudah didapat di sekitar tempat tinggalnya.



Bahan dasar pembuatan jamu ini meliputi, madu, telor, gingseng, kencur dan 18 macam ramuan lainnya. Yang jelas penggunaan jamu ini tidak memberikan efek sampingan pada ayam yang mengkonsumsinya.



“Sejak memperkenalkan jamu ini kepada peternak hingga saat ini alhamdulillah saya tidak pernah mendapatkan komplain, ada ayam yang bertambah sakit atau mati setelah meminum jamu saya.” Jelasnya.



Karena kesuksesan nama jamu ini yang telah banyak dikenal oleh kalangan peternak, sempat mambuat pendusaha Thailand berinisiatif untuk mengekspor jamu ke Bangkok. Tapi karena adanya aksi kerusuhan di Jakarta beberapa waktu lalu, rencana ini jadi gagal karena orang Thailand ini kembali ke negaranya disebabkan gedung yang menjadi kantornya ikut dibakar.



Bambang yang pernah dinobatkan sebagai pemuda pelopor sekodya Madiun tahun 1999, selain memproduksi jamu mbah Gober ia juga aktif sebagai pemain musik elekton yang membutuhkan jasanya di pesta-pesta perkawinan.

cara memperpanjang napas ayam aduan dan meningkatkan tenaga dalam 2 minggu

Apakah Napas ayam bangkok aduan adalah kunci utama dalam keunggulan di arena laga?
sebagian besar jawabannya adalah, YA.
Karena untuk mengakhiri pertarungan dengan kemenangan di arena laga ayam, selain kekuatan pukulan, teknik bertarung, teknik menghindar, napas panjang inilah yang akan menjadi faktor x dalam sebuah pertarungan ayam bangkok maupun jenis ayam laga lainnya.
Karena tanpa  napas yang baik semua teknik dan power juga tidak akan maksimal, itulah pentingnya seekor ayam petarung wajib memiliki sistem pernapasan yang bagus.
 Apakah ada diantara ayam aduan sobat yang napasnya pendek atau ngos ngosan ?
Bagaimana cara mengatasinya?

Cara mengatasi ayam bangkok yang napasnya pendek.
berikut tim jagopacok berhasil merangkum tips dan trik yang sudah di uji keberhasilannya sangat manjur.

1. Memandikan ayam bangkok pada pagi hari.
Cara ini efektif sekali dalam mengatasi ayam aduan petarung yang memiliki napas pendek.
dengan memandikan ayam dipagi hari, cara ini mampu memperbaiki sisitem peredaran darah menjadi lancar dan  dapat meningkatkan jumlah oksigen pada darah.
Dengan jumlah oksigen yang meningkat, secara otomatis dapat meningkatkan napas ayam aduan menjadi lebih panjang dan stabil.
Lakukan kegiatan ini secara rutin, lalu di jemur dibawah terik matahari pagi.

2. Menjemur ayam setiap hari.
 Setelah ayam selesai dimandikan sebaiknya ayam tidak langsung di jemur, akan tetapi ayam di lap terlebih dahulu agar tidak basah kuyup, setelah bulunya sedikit kering baru ayam dijemur dibawah terik matahari pagi, batas waktu yang baik buat penjemuran ayam sampai jam 10 pagi.
Cara ini juga dianggap penting untuk menjaga bulu ayam agar tidak mudah patah.

3. Diberi jamu tradsional pilihan
Pemberian jamu ini sangat bermanfaat untuk menstabilkan kondisi tubuh ayam aduan yang secara perlahan dapat meningkatkan daya ikat oksigen ke darah, memperbaiki  stamina menjadi lebih baik,membangun tenaga lebih kuat, ayam tidak cepat sakit dan memperbaiki metabolisme tubuh ayam.

 Ada banyak merk jamu ayam yang beredar dipasaran, namun menurut pengalaman yang sudah kami praktekan untuk pembuktian yang paling bagus buat memperpanjang napas ayam aduan dalam 2 minggu hanya jamu ayam merk Jamu mbah gober,
jamu atau resep tradisional yang sangat bagus dan sudah kami buktikan keampuhannya untuk memperbaiki sistem pernapasan ayam mejadi lebih baik.
setelah kami kaji kandungan dari merk jamu mbah gober ternyata terbuat dari 18 jenis bahan alami dan rempah-rempah yang sangat baik untuk ayam petarung maupun jenis unggas lainnya serta resef formula x sebagai rahasia keampuhan jamu mbah gober yang tidak ada dalam kandungan jamu merk lain.
wajar saja selama proses pembuktian pemberian jamu mbah gober ayam menjadi singset dan tidak ada penumpukan lemak pada tubuh ayam,dan hasilnya juga kuda2 ayam lebih kokoh, sistem pernapasan menjadi lebih baik.

Setelah kami telusuri pembuat jamu yang bagus ini ternyata
pemilik Jamu mbah gober ini sudah di anugerahi penghargaan sebagai jamu yang mampu mengatasi semua problem ayam.
 Piagam Penghargaan diberikan oleh Bapak wali kota madiun pada saat sumpah pemuda ke 71 tahun 1999, Pantas saja jamunya sangat cocok dengan ayam petarung, bahkan bisa untuk mengobati ayam sesak napas.

Menurut pengalaman, Pemberian jamu mbah gober ini sebaiknya diberikan satu butir jam 6 pagi, satu butir jam 6 sore,  di berikan setiap hari selama dua minggu sebelum laga.namun jika hanya sekedar rawatan saja cukup diberikan satu butir setiap sore hari, untuk mendapatkan hasil yang maksimal pemberian harus rutin.

semoga artikel yang jagopacok goreskan bermanfaat buat siapa saja yang mau membaca, anggap saja sebagai bentuk saling berbagi informasi dari peroses memperbaiki kualitas fisik ayam petarung.
Bagi siapapun yang kesulitan mendapatkan jamu mbah gober yang tidak diragukan kualitasnya, silahkan hub.0852 6513 7755 atau  KLIK DISINI
Dan saya tampilkan juga gambar kesuksesan jamu mbah gober.

Terimakasih.


www.poultryshop12.com

ciri-ciri fostur tubuh ayam petarung yang bagus


Seperti apa ciri fostur badan ayam aduan yang bagus? 
Secara umum ciri badan ayam aduan bagus adalah tubuhnya atletis (tidak gemuk dan tidak pula kurus), panjang, tegak, padat berisi, dengan sayap tampak merapat ke badan
Badan ayam aduan seperti ini memiliki keseimbangan tubuh yang baik sehingga gerakan serasi dan gesit, mampu mengontrol lawan, dan lainnya (pada tabel).
Pada tabel dibawah ini, disajikan ciri ayam bangkok aduan yang bagus khususnya pada bagian badan ayam aduan.

ITEM
CIRI BADAN AYAM ADUAN YANG BAGUS
VARIASI/KETERANGAN
Postur badan
Tampak luar, badan ayam aduan atletis, tegap dan gagah, padat/keras jika diraba
    Postur ayam aduan yang bagus akan memiliki keseimbangan dan keserasian gerakan dari patukan, badan, kaki hingga ekor.
Panjang badan
Badan ayam tergolong panjang.  Panjang badan  ayam bangkok ukuran 7 misalnya, bisa berselisih 4 cm yaitu antara 21-25 cm (gunakan jengkal dari pundak ke pangkal ekor)
 Badan ayam yang panjang pukulannya lebih dalam dan kuat.  Karena badan adalah pengungkit pukulan kaki,   dimana jika pengungkit panjang maka lemparan akan jauh.


 Ayam berbadan panjang agak jarang sehingga berbadan sedang dianggap cukup.


hindari badan yang kependekan
Posisi tegak
Badan ayam yang bagus tegak melebihi 45 derajat, lebih baik lagi jika bisa 75 derajat.
 Badan ayam aduan yang bagus adalah yang tegak, ini akan cenderung main atas, bagus untuk jangkauan kepala dan kontrol. Main atas atau tidak juga tergantung bentuk kepala dan leher.


 Badan ayam yang kurang tegak cenderung main bawah, jangkauan kepala tidak tinggi.  Umumnya kurang disukai, walaupun ada sebagian kecil ayam bangkok yang bagus dalam teknik main bawah.
Dada
Bidang dada ayam aduan luas dengan tulang dada panjang, dan sedikit membusung.
Yang paling pokok adalah dadanya tebal sehingga tahan pukulan.


Dada ayam aduan bangkok yang luas pertanda rongga dalam dada luas, dan paru relatif besar sehingga tahan nafas.


Dada yang sedang dapat dilatih agar stamina/nafas kuat.
Tulang dada
Tulang dada besar,   keras dan tidak bengkok
 Tulang dada ayam besar dan keras maka tulangnya kuat, sehingga lebih tahan terhadap pukulan di bahu, dada dan perut.


Tulang dada ayam yang sedang tapi keras dan tidak bengkok cukup lumayan


Beberapa ayam aduan ada yang bertulang dada bengkok, bengkok ke dalam atau yang parah seperti ziz zag. Tulang dada bengkok dihindari karena termasuk tulang cacat, disebabkan nakring semasa kecil atau bisa karena bawaan.


 Tulang bengkok kemungkinan tidak kuat dan berbahaya jika terkena pukulan.
Bentuk badan atas
Badan ayam aduan tampak atas seperti huruf V, bagian depan lebih lebar dari bagian belakang.
 Bagian belakang lebih kecil dari bagian depan, tapi jangan kekecilan karena dorongan pukulannya jadi kurang keras. ayam bangkok seperti ini lebih lincah memutar tubuh dan mengelak.


 Sebaliknya jika bagian belakang lebih besar maka ayam bangkok lamban memutar dan mengelak.  Walaupun dorongan pukulannya lebih besar tetapi jenis ini kurang disukai karena mudah terkena pukulan lawan.
Bentuk badan samping
Tampak samping, punggung ayam aduan tampak agak datar dengan sedikit menonjol ke atas di bagian tengah.
 Punggung yang terlalu datar atau melengkung tidak punya dorongan dan pukulannya tidak kuat


 Punggung yang terlalu menonjol dibagian pinggang dorongan dan pukulannya kuat, tetapi tekniknya kurang.
Otot sayap
Tulang dan otot sayap terasa tebal saat diraba, pangkal sayapnya tampak tebal berotot, dan sayapnya agak panjang
 Ayam aduan membuka sayap saat naik melompat, dan akan menutup atau memukulkan sayapnya seiring kaki menendang.  Karena itu sayap ayam harus kuat agar tetap terus bisa melompat dan memukul hingga akhir laga


 Otot sayap dapat dilatih, tetapi tidak semua ayam aduan yang otot-ototnya (sayap,paha,leher) bisa cepat besar bila dilatih.


sayap yang panjang akan lebih efektif melompat dan membantu pukulan.


hindari ayam aduan yang sayapnya lemah (kurang otot dan kurang panjang) sementara badannya besar.
Tampilan sayap
Sayap tampak luar tidak melengkung, tidak turun, sejajar dgn punggung, panjang sampai pangkal ekor, dan merapat ke badan.
Sayap ayam aduan yang bagus adalah merapat ke badan untuk menjaga agar lawan tidak mudah menyusup atau berlindung di bawah sayap.
Bulu sayap
Bulu sayap rapih, tulang bulunya besar dan kuat, dan  harus memiliki warna bulu yang seimbang antara sayap kiri dan kanan
 Bulu sayap ayam yang rapih, jarak setiap pangkal bulu sayap merata. Tidak boleh ada satu bulu sayap yang tidak tumbuh atau celah renggang karena mudah patah saat disusupi   lawan.


Jika ada warna bulu lain seperti bulu putih di sayap maka harus seimbang posisi dan jumlahnya di kiri dan di kanan.  Keseimbangan bentuk dan warna kiri dan kanan baik di sayap, pada paruh dan kaki dipercaya akan menentukan karakter mental bawaan ayam bangkok.



 
Copyright © 2013. TAJI BANGKOK PEKANBARU - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger